Posted by: Dodi Esvandi on: July 7, 2010
Aku tak terlalu ingat, kapan pertama kali mengenal sosok dokter itu. Yaa…, kalau tidak salah sekitar tiga tahun silam, medio 2007 lalu. Saat itu saya belum lama mencoba peruntungan hidup di “kota betawi pinggiran” di “provinsi sunda” ini.
Posted by: Dodi Esvandi on: July 7, 2010
Sebagai anak yang lahir dan tumbuh besar di Sumatera Barat, saya selalu berpikiran bahwa gempa bumi merupakan hal yang biasa. Tidak pernah ada ketakutan atau kekhawatiran saat terjadi gempa. Maklum, di ranah minang gempa merupakan hal yang sangat sering terjadi.
Posted by: Dodi Esvandi on: July 7, 2010
Pertama kali melihat rumah itu, sebuah rumah kayu dengan cat putih yang sudah kusam. Rumput ilalang tumbuh subur di halaman depannya. Sedangkan kaca depan sebelah kanan, tepat di samping pintu masuk, sebagian sudah pecah.
Posted by: Dodi Esvandi on: July 7, 2010
Pertengahan Januari 2010 Saya tiba di kantor agak ‘kepagian’, sekitar pukul 13.00. Maklumlah, biasanya nyampe kantor pukul 16.00 alias jam 4 sore. Karena datangnya ‘kepagian’, tentu saja belum ada penghuni lantai 3 yang nongol. Akibatnya, belum ada ‘setoran’ yang bisa digarap.
Posted by: Dodi Esvandi on: September 30, 2008
Gema takbir, tahlil, dan tahmid berkumandang di seantero alam. Semua bergembira menyambut hari yang fitri. Semua senang menyambut hari kemenangan. Semua berkumpul dengan keluarga masing-masing. Semua memakai baju baru. Tapi aku di sini justru merasa sendiri. Tanpa keluarga, tanpa teman. Tak ada kegembiraan. Tak ada suka cita. Lalu apa makna Idul Fitri yang sebenarnya.
Posted by: Dodi Esvandi on: September 6, 2008
“Saya akan segera menikah, sehabis lebaran.” Bagaimana perasaan anda jika kata-kata seperti itu meluncur dari orang yang pernah sangat anda cintai, walaupun hanya cinta yang bertepuk sebelah tangan.
Posted by: Dodi Esvandi on: May 29, 2008
Apa hubungan kenaikan BBM, listrik mati, Upah Minimum Kota alias UMK, serta nimba air? Jelas semuanya berhubungan. Dan itulah topik yang aku angkat untuk berita hari ini.
Posted by: Dodi Esvandi on: May 18, 2008
Jam tanganku menunjukkan pukul 01:36 dini hari. Kebetulan besok libur kerja, karena tanggal 20 Mei adalah tanggal merah. Biasa…, kerja jadi wartawan selalu gitu. Liburnya selalu sehari sebelum tanggal merah.